fbpx

Sering gonta ganti shampoo?

Shampoo yang terlalu sering diganti bisa merusak rambut, menyebabkan kerontokan dan berakibat kebotakan.

Fakta atau Mitos?
Sering ganti shampoo bisa menyebabkan kebotakan

  • Setiap varian shampoo, memiliki bahan dan kandungan yang berbeda. Disesuaikan dengan kondisi rambut dan permasalahan yang dialami , Beberapa kandungan shampoo, memiliki bahan yang berlawanan dari shampoo varian lain karena itu baiknya tidak dicampur ataupun digunakan bersamaan
  • Itulah sebabnya. Ketika kita sering mengganti shampoo, rambut akan menerima kandungan berbeda dengan fungsi yang berbeda, bahkan berlawanan. Hal inilah yang menyebabkan rambut menjadi rusak dan rapuh karena perbedaan kandunga shampoo tersebut. Ketika rambut mulai merapuh, akan lebih mudah patah, dan rontok.
Apa resiko terburuknya? Rambut yang rontok berlebihan dapat memperburuk kondisi folikel rambut. Yang mana menyebabkan folikel ikut mati dan berhenti berfungsi.
Jika hal ini terjadi, maka akan terjadi kebotakan.

Bagaimana cara menentukan shampoo yang tepat
tanpa harus beresiko karena sering ganti shampoo?

Untuk mendapatkan shampoo yang cocok, tentu kita harus mencoba shampoo tersebut terlebih dahulu. Kalau tidak cocok? Otomatis kita mengganti shampoo-nya bukan?
Lalu bagaimana menghindari resiko kerusakan rambut atau bahkan kebotakan karena kita mencoba ganti shampoo? Berikut ini tips untuk menghindari resiko kerusakan rambut atau bahkan kebotakan saat berganti shampoo.

Perhatikan jenis rambutmu

Kenali jenis rambutmu sebelum memilih shampoo. Apakah rambutmu jenis kering, atau berminyak. Karena kedua jenis ini memiliki penanganan berbeda untuk perawatan maupun shampoonya. Kandungan shampoo juga akan berbeda sesuai dengan jenis rambutnya. Jika salah pilih, yang ada malah memperparah kondisi rambutmu. Misal jika rambutmu kering bisa saja malah semakin kering, dan yang berminyak semakin lepek.

Pahami kondisi dan kebutuhan rambutmu

Setelah mengenali jenis rambutmu, selanjutnya adalah memahami kondisi dan kebutuhan rambutmu. Poin di sini adalah mengenali masalah yang kamu alami. Misal untuk rambut kering, biasanya mengalami rambut kusam atau bercabang. Atau sedang mengalami ketombe. Sedangkan rambut berminyak biasanya lepek dan terkesan tipis. Setelah mengenali permasalahan tersebut, barulah kamu bisa memilih shampoo yang tepat sesuai dengan permasalahannya.

Ganti shampoo dengan kandungan dan fungsi yang sama

Kamu sudah mengetahui jenis rambutmu, juga mengetahui permasalahan yang sedang kamu alami. Saatnya memilih shampoo yang sesuai untuk kedua kondisi tersebut. Banyak sekali varian shampoo. Kamu bisa membaca pada label masing-masing shampoo, apakah ditujukan untuk rambut kering ataupun berminyak. Serta fungsi shampoo itu sendiri. Seperti khusus untuk mengatasi ketombe, atau lebih berfokus pada kerusakan rambut. Ataupun yang berfokus pada rambut lepek dan menambah volume.

Itulah tadi tips memilih shampoo yang tepat,
tanpa harus beresiko merusak rambut

Bagaimana jika terlanjur gonta-ganti shampoo sembarangan? Wah, rambut mulai rapuh tuh. Meskipun belum mengalami kerontokan, batang dan akar rambut sudah mulai rapuh .
Jika terlanjur gonta-ganti shampoo, dan sudah mulai mengalami kerontokan rambut, kamu bisa gunakan Hair Nutrition Tonic dan Hair Nutrition Serum dari Green Angelica untuk memperbaiki masalah tersebut.
Hair Nutrition Tonic Green Angelica akan membantu kesuburan rambut kamu dan lebih cepat tumbuh. Sehingga terhindar dari kebotakan.

Dan Hair Nutrition Serum Green Angelica membantu mengatasi kerontokan yang terjadi. Menguatkan batang dan akar rambut. Sehingga rambut semakin sehat..

Solusi tepat tuntaskan jerawat

Dengan menggunakan Green Angelica Hair Nutrition Semua Masakah Rambut Akan Teratasi

Green Angelica Hair Nutrition Maximal Treatment

Green Angelica
Hair Nutrition

  • Menguatkan akar dan batang rambut
  • Memperbaiki rambut yang rusak
  • Mengatasi kerontokan rambut
  • Menumbuhkan rambut dan membuatnya lebih tebal
  • Telah terdaftar di BPOM sehingga aman digunakan
*Disclaimer: Hasil yang didapat akan berbeda-beda tiap pengguna, dipengaruhi oleh berbagai faktor